Friday, October 4, 2019

Sejarah Bahasa Pemrograman C++

Sejarah Bahasa Pemrograman C++
Awal mula Bahasa pemrograman dimulai dari Mekanisme Antikythera yang berasal dari Yunani Kuno. Antikythera adalah Kalkulator yang menggunakan beberapa ukuran persneling dan konfigurasi untuk menentukan operasi. pada tahun 1206 Al-Jazari membangun Automata. Dan pada 1801 dikembangkan Jacquard Loom oleh joseph Marie.
Charles Babbage adalah tokoh pertama yang memperkenalkan Pemrograman pada komputer saat abad pertengahan, beliau adalah seorang ilmuan inggris dan beliau adalah seseorang yang pertama kali mendesain mesin merupai komputer dan mesin itu diisi dengan beberapa program yang dapat berjalan untuk Analytical Engine, membuat dengan mengadopsi ide dari teknologi pada peradaban Yunani Kuno. Beliau membuat program bersama temanya yaitu Putri dari Lord Byron dan Byron Countess dari Lovelace.
Pada zaman dahulu Saat programmer masih menjadi hal yang baru, seorang Programmer memerintahkan komputer secara fisik menggunakan metode pengkabelan dan wiring secara manual, Kemudian berkembang hingga menjadi bahan pemrograman sederhana. Kualitas dan fitur berkembang dan bertambah dengan pesat.
pada tahun 1880 Herman Hollerith menemukan rekaman data yang dapat dibaca oleh mesin, beliau memperkenalkan Kartu Hollerith, menciptakan Tabulator dan mesin Keypunch, dan mendirikan Tabulating Machine Company pada tahun 1896 yang kemudian menjadi inti dari IBM.
Pada tahun 1950-an terciptalah komputer modern yang sudah menggunakan tenaga listrik. Pada masa itu Komputer merupakan barang yang sangat mewah dan hanya orang-orang tertentu yang memilikinya, seperti pihak militer dan pihak yang memerlukan perhitungan data yang sangay banyak. Secara fisik pada jaman dahulu, komputer sangat memakan tempat karena berukurang yang sangat besar.
Konrad Zuse pada masa itu merupakan salah satu tokoh yang mengeluarkan isu perlunya dibangun Perangkat lunak pada komputer agar mempermudahkan pekerjaan. Setelah isu tersebut, dunia pemrograman mengalami perkembangan yang sangat pesat dan ditemukan komponen-komponen elektonika menyebabkan komputer dapat memiliki ukuran yang kecil, hal itu dikarenakan penemuan teknologi Integrated Circuit dan teknologi chip lainnya.
Waktu ke waktu ukuran komputer semakin mengecil dan kemampuan komputer itu sendiri juga semakin menigkat, komputer juga mampu menangani pemrosesan algoritma dengan lebih cepat. Dari sinilah awal mulanya bahasa pemrograman tingkat tinggi.

Bahasa pemrograman tingkat tinggi yang pertama kali muncul adalah FORTRAN yang dibuat oleh tim IBM, yang diketahui oleh John W Backus. Pada tahun 1954, FORTRAN diciptakan dengan bahasa pemrograman tingkat tinggi untuk memiliki implementasi fungsional, dibandingkan dengan hanya desain di atas kertas. Ini memungkinkan programmer untuk menentukan perhitungan dengan memasukan formula secara langsung. FORTRAN saat ini masih banyak digunakan untuk membuat software yang mampu menangani perhitungan numerik. FORTRAN terbaru adalah FORTRAN 2004. Semenjak itu banyak bahasa lainya yang dikembangkan termasuk beberapa program untuk komersial seperti COBOL.
Dunia pemrograman kembali ber-evolusi ketika Dennis Ritchie dan Brian Kernighan mengembangkan bahasa pemrograman C. Bahasa Pemrograman C pada awalnya dibuat untuk mesin DEC PDP-11. Bahasa tersebut kemudian dikembangkan oleh Bjarne Stroustrup hingga menjadi Bahasa Pemrograman C++ di tahun 1985 sebagai bahasa pemrograman berorientasi objek yang sangat kompatibel dengan C.
Semenjak adanya bahasa pemrograman C, banyak bahasa pemrograman yang terinspirasi dengan bahasa C membuat mereka memiliki fitur C-Like (Mirip C). setelah itu, Sun Microsystem mengeluarkan bahasa pemrograman Java di tahun 1995 yang kemudian menjadi terkenal karena diajarkan di berbagi universitas dan cross-platformnya. Microsoft kemudian mengeluarkan bahasa C# dalam paket .NET project. Bahasa pemrograman C# merupakan turunan dari C++ dan hampir mirip dengan Java. Tidak berakhir sampai di situ bahasa pemrograman sampai saat ini masih banyak berkeluaran yang menawarkan fasilitas lebih, teknologi yang lebih tinggi dan mudah untuk dipelajari.


Konsep Dasar Pemrograman C++


Bahasa pemrograman C++  termasuk bahasa tingkat tinggi sama seperti bahasa Pascal (high level programming language) artinya bahasa yang dapat dimengerti oleh manusia tetapi tidak dapat dimengerti oleh mesin atau komputer. Sebaliknya bahasa tingkat rendah adalah bahasa yang dapat dimengerti oleh mesin tetapi tidak dapat dimengerti oleh manusia.

Bahasa tingkat tinggi ditulis oleh manusia dengan nama file yang ekstensi .CPP atau .C untuk bahasa C++ dan ekstensi .PAS untuk bahasa Pascal. Sedangkan bahasa tingkat rendah memiliki ekstensi .EXE yang diperoleh dengan mengkompilasi file CPP atau .PAS.
Agar bahasa tingkat tinggi dapat dimengerti oleh mesin, maka diperlukan penterjemah yang disebut Compiler.  Compiler akan mengubah bahasa tingkat tinggi menjadi bahasa mesin. Karena itu, setiap bahasa pemrogram memiliki compiler.
Bahasa C++ dikembangkan dari bahasa C oleh Bjarne Stroustrup pada awal 1980-an.   Bahasa C++ 
memiliki sifat-sifat seperti inheritance dan overloading. Bahasa C++ menggunakan konsep pemrograman berorientasi objek (Object Oriented Programming).


Bahasa pemrograman C++  termasuk bahasa tingkat tinggi sama seperti bahasa Pascal (high level 

programming language) artinya bahasa yang dapat dimengerti oleh manusia tetapi tidak dapat dimengerti

oleh mesin atau komputer. Sebaliknya bahasa tingkat rendah adalah bahasa yang dapat dimengerti oleh

mesin tetapi tidak dapat dimengerti oleh manusia.



Bahasa tingkat tinggi ditulis oleh manusia dengan nama file yang ekstensi .CPP atau .C untuk bahasa C++

dan ekstensi .PAS untuk bahasa Pascal. Sedangkan bahasa tingkat rendah memiliki ekstensi .EXE yang diperoleh dengan mengkompilasi file CPP atau .PAS.


   Agar bahasa tingkat tinggi dapat dimengerti oleh mesin, maka diperlukan penterjemah yang disebut
 Compiler.  Compiler akan mengubah bahasa tingkat tinggi menjadi bahasa mesin. Karena itu, setiap
 bahasa pemrogram memiliki compiler. Dengan demikian, maka program yang dibuat manusia dapat
 bekerja dengan baik pada sebuah komputer.



# include
Void main()
{
      Instruksi-instruksi    /* Berisi perintah program */
}

Penjelasan :
  1. # include : Fungsinya untuk mengaktifkan library atau pustaka bahasa c++ yang berisi daftar perintah-perintah bahasa C++ yang akan digunakan dalam program. Misalnya pustaka dengan nama conio.h harus diaktifkan jika kita menggunakan perintah clrscr() yang berfungsi menghapus layar. Jika tidak conio.h disebutkan pada #include, maka perintah clrscr() tidak dapat dikenali sebagai perintah yang benar.
  2. Void main()   : adalah nama fungsi utama dalam bahasa C++,. Setiap program dapat berisi beberapa fungsi tetapi fungsi dengan nama main() selalu ada. Fungsi main() didahui oleh kata kunci void artinya fungsi main() tidak mengembalikan sebuah nilai balik..
  3. Tanda  { Menandakan awal program dan tanda  } Menandakan akhir program.
  4. Instruksi : Berisi perintah-perintah yang akan dilakukan program.
Prinsip Kerja Program C++ :
  • #include . Baris tersebut bukanlah sebuah pernyataan, karena itu tidak diakhiri dengan tanda titik koma. Baris tersebut menginstruksikan kepada kompiler untuk menyisipkan file lain saat program dikompilasi. File-file pustaka berakhiran .h disebut file header, Misalnya file iostream.h perlu disertakan pada program yang menggunakan obyek cout. Karena file iostream.h berisi deklarasi yang diperlukan oleh cout dan berbagai obyek yang berhubungan dengan masukan dan keluaran pada stream.
  • Penulisan perintah bersifat case sensitip, artinya huruf besar dan kecil dibedakan.
  • Perintah-perintah dalam bahasa C++ tidak boleh ditulis dalam huruf besar, misalnya perintah yang salah : Main(), MAIN(), Printf, dll.
  • Program C++ , minimal mengandung 1 fungsi utama yang bernama main(). Eksekusi program akan diawali dengan mengeksekusi fungsi main().
  • Setiap fungsi terdiri atas satu atau beberapa pernyataan, untuk menyelesaiakan tugas khusus.
  • Bagian pernyataan fungsi atau tubuh fungsi diawali dengan tanda kurung kurawal buka ({) dan diakhiri tanda kurung kurawal tutup (}).
  • Semua karakter di dalam simbol  /*  dan   */    atau setelah simbol garis miring ganda  // akan diabaikan oleh compiler. Simbol tersebut digunakan untuk menuliskan komentar atau penjelasan baris program.
Perintah Dasar :
  1. Pustaka stdio.h digunakan untuk mengaktifkan perintah printf dalam pustaka stdio.h. Jika tidak diaktifkan, maka akan terjadi kesalahan atau error pada perintah printf.
  2. printf(“Teks”) : digunakan untuk mencetak teks di layar komputer
  3. Simbol \n  : perintah untuk  memindahkan kursor ke baris berikutnya.
  4. Komentar/ Keterangan :  /* Komentar */
  5. clrscr()  : untuk membersihkan layar sebelum menampilkan teks.
  6. getch() : perintah untuk menghentikan tampilan output program. Jika tidak digunakan, maka output program tidak akan tampak di layar karena langsung keluar dari program.

Contoh program


#include
#include


 void main()

 {  clrscr();  //hapus layar

   /* cetak ke layar */

    printf("  Hello world, ini program C++ saya yang pertama \n");

    printf("  Saya mau belajar Turbo C++ ");

    getch(); //menghentikan tampilan output.

}

No comments:

Post a Comment

Peran teknologi terhadap budayaan

  Peran teknologi terhadap Budaya Nama : ARI WISNU WARDANA NIM : 180150009 TUGAS 3 Penulisan ilmiah Universitas Malikussaleh Klik untuk meno...